Yet another rich asset problem …
Halo semua,
Jadi ortu dapat warisan tanah dan dulu dipakai untuk usaha. Tapi usahanya kemudian bangkrut dan sejak itu ortu ga pernah bayar PBB. Saya baru liat hutang PBB-nya sampai 160 jt. Sekarang di daerah saya sedang ada pemutihan dan kalau bayar lunas bisa save sekitar 50 jt. Tanah belum tau mau diapakan, tapi rumah tinggal kita juga di sana. Ortu dan kakak saya enggan buat jual dan downsizing karena warisan dan ortu juga religiously binded ke tanah tersebut (we are Balinese).
Untungnya saya dapet black swan event dan saya di kondisi finansial yang sangat baik. Tapi budget saya terbatas untuk antara: lunasi hutang PBB, bangun kos kosan biar tanah produktif atau yang lain. Sebagian tanah bisa saya kontrakan juga. Sampai sekarang belum ada yang nagih PBB-nya. Jadi saya FOMO sama opportunity costnya. Haruskah saya tunda lunasin hutang PBB dan gunakan uang (full / sebagian) untuk bangun kos kosan tapi kehilangan kesempatan pemutihan?